Jumat, 27 September 2013

Karena Kulit pun Ingin Dimengerti

Iklim tropis Indonesia mengharuskan kita untuk selalu terpapar sinar matahari. Tahukah kamu apa manfaat sinar matahari? Dalam jumlah yang tidak berlebihan, sinar UV sebenarnya berguna bagi tubuh yakni membantu membentuk vitamin D dari provitamin D. Vitamin D ini membantu tulang agar tidak keropos, membentuk tirosin menjadi melanin sehingga kulit memiliki pigmen (pelindung alami kulit dari sinar matahari) dan mampu membunuh bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan penyakit. Namun, di balik manfaat-manfaat tersebut terdapat beberapa bahaya sinar matahari yang patut kita ketahui dan waspadai meliputi:

Kanker kulit/melanoma
Penyakit ini menjadi ancaman serius bagi kita yang beraktivitas di bawah sinar UV dan dalam kurung waktu yang relatif lama. Ditandai adanya perubahan warna kulit menjadi lebih gelap, terbakar, pembengkakan hingga pengelupasan. Selanjutnya, jika tidak segera ditangani, perubahan-perubahan yang terjadi ini akan berlanjut pada kanker kulit. Hal ini terjadi karena adanya kerusakan DNA yang diakibatkan sinar matahari.

Penuaan dini
Kulit yang terpapar sinar matahari secara konsisten dan dalam waktu yang relatif lama juga dapat mempengaruhi kelembutan, kelembaban hingga kelenturan kulit. Radiasi UVA menjadi pemicu utama terjadinya kerusakan pada struktur kolagen yang akhirnya menyebabkan munculnya keriput dan kehilangan kemampuan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Bahkan hasil study mencatat hampir 80% tanda penuaan dini yang dialami manusia diakibatkan oleh sinar matahari.

Flek-flek hitam
Gangguan pada kulit ini biasanya ditemukan di daerah-daerah seperti wajah, kulit tangan dan bagian tubuh terbuka lainnya.

Kerusakan pada kornea mata
Sinar matahari juga mampu merusak kornea mata kita dan menyebabkan katarak. Sangat disarankan bagi kita untuk mengenakan payung, topi atau kacamata pada jam 10 pagi sampai jam 2 siang yang begitu terik.

Perlu diketahui. Sinar matahari itu sendiri terdiri dari 3 komponen yaitu sinar UVA, UVB dan UVC. Rachadian Ramadhan; dokter dari Gentur Cleft Foundation, mengatakan sinar UVC tidak membahayakan manusia karena telah terserap di atmosfer sedangkan sinar UVB berdampak buruk meski jumlah yang diserap kulit hanya sekitar lima persen. Menurut dokter Rachadian, sinar UVB menyebabkan pigmentasi serta kulit terbakar, sementara yang paling kejam adalah sinar UVA. Menurut beliau, jumlah sinar UVA yang menembus kulit mencapai 90%. Sinar inilah yang memicu kanker kulit, penuaan dini, hiperpigmentasi, pengerutan hingga menyebabkan kulit kusam. Sinar dengan panjang gelombang 315-400 nm ini juga memiliki jangka waktu yang lebih lama untuk menimbulkan kerusakan pada kulit seperti kulit menjadi gelap (tanning).

Sadar akan bahaya akan sinar matahari, banyak perempuan Indonesia mempersenjatai diri dengan berbagai produk sunscreen/sunblock dengan varian nilai SPF. Khususnya bagi para perempuan yang beraktivitas di lapangan. Tahukah kamu apa itu SPF? SPF sadalah Sun Protecting Factor yang membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. SPF yang beredar di pasaran beranekaragam sesuai kebutuhan konsumen. Perhatikan nilai SPF yang terdapat dalam setiap produk sunscreen. Nilai tersebut menunjukkan kekuatan sunscreen dalam melindungi kulit dari sengatan UVB. Seberapa lama sunscreen tersebut mampu melindungi kulitmu ditentukan oleh nilai SPF yang tertera pada produk. Kita ambil contoh SPF 15. Jika tanpa menggunakan sunscreen kulitmu berubah warna dalam waktu 15 menit, SPF 15 hanya akan melindungimu selama 15x15 menit atau sama dengan 3 jam 45 menit. Selanjutnya, lewat dari batas waktu 3 jam 45 menit tersebut, kulitmu akan terbakar dan merah. Untuk mengatasinya, kamu harus sering mengoleskan sunscreen ketika menghabiskan banyak waktu di lapangan terbuka.

Selain SPF yang berguna bagi perlindungan sinar UVB, ada hal lain yang wajib kamu ketahui untuk melindungi kulitmu dari bahaya sinar UV, yakni PA (Protection grade of UVA). Semakin banyaknya nilai + yang terdapat pada PA, semakin tinggi tingkat perlindungan sunscreen tersebut terhadap radiasi sinar UVA.

Berbagai macam produk kecantikan yang menawarkan sunscreen dengan varian nilai SPF hadir untuk memenuhi kebutuhan perempuan Indonesia saat ini, tak terkecuali PT Barclay Products. Anak perusahaan Jakarta-Tempo Scan ini meluncurkan produk baru Marina Hand Body Lotion UV White extra SPF 15. Produk ini mengandung SPF 15 sebagai UVB Protection yang melindungi kulit kita optimal 94% dari paparan sinar UV. Produk ini juga mengandung PA+ sebagai UVA Protection yang membantu menghambat proses penggelapan dan penuaan kulit. Marina UV White SPF 15 ini juga mengandung Biowhitening Complex dari Yugurt dan Vitamin B3 yang kaya akan nutrisi guna mencerahkan warna kulit sehingga kulit tampak lebih putih merata. Selain kandungan manfaatnya yang bermanfaat bagi kulit, produk ini juga memiliki aroma khas tersendiri. Harum yogurt itu sendiri begitu kentara dan memberikan kesan segar. Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau. Marina UV White SPF 15 merupakan salah satu solusi perlindungan optimal setiap hari bagi kulitmu. Miliki kulit cantik dan bersih untuk menambah rasa percaya diri dalam dirimu sehingga setiap orang nyaman di dekatmu dan ingin memiliki kulit putih serta sehat sepertimu.

Picture0042dp

Tips kecil untuk kamu yang ingin bepergian dan melakukan banyak aktvitas di luar ruangan, sebaiknya gunakan sunscreen 20-30 menit sebelum beraktivitas agar lebih meresap ke kulit supaya perlindungan kerjanya lebih optimal.

Tunggu apalagi. Mari berteman dengan sinar mentari. Sayangi kulitmu karena kulit pun ingin dimengerti. Salam perempuan Indonesia.

Sources: informasitips.com 

slide-3

_____Yang Kuingini_____

Tapak demi tapak kulangkahkan kaki
berharap angin menghapus rindu ini pergi
Tapi aku salah mengerti
tak seperti yang kuingini
pun jua tak mampu kuingkari

Rasa ini meluncur jauh ke sanubari
Lembut suaramu meracuni memori
nada bassmu jadi ciri tersendiri
berputar di telingaku bak rotasi bumi

Malam ini kumengenangmu

Tahukah kamu?
Ranah warnaku tak lagi satu
mega pun abu-abu, tak lagi biru
waktu memburuku satu per satu
untaian lagu-lagu pun serasa candu
semua ini membelengguku

Di tepi bayangan berbatu
kutitipkan rindu pada ranum kembang
kambium batang tumbuhan
serta ranting-ranting damar

Di sayup-sayup angin yang berarak
kubisisikkan suara hati yang menyeruak

Ku ingin senyum yang melengkung lepas
mata yang memandang tenang penuh ikhlas
suara damai yang begitu sabar tanpa batas
serta tangan bersayap yang melipatku jadi senapas.

NB: untuk dia yang sederhana; dalam rangka menulis puisi bebas yang diadakan oleh Rumah cerdas Albert Einstein.

Serpihan Upaya

Menumbuhkembangkan Jiwa Enterpreneurship Mulai dari Kehidupan di Kampus.

Saya setuju sekali jika jiwa enterpreneurship dimulai dari kehidupan kampus. Hal ini dimaksudkan bukan semata-mata untuk menghasilkan uang, menyita dan menggangu waktu belajar kami; para mahasiswa, melainkan lebih kepada mengajarkan kami untuk terampil dalam bekerja yang nantinya akan sangat membantu dalam kehidupan dunia kerja nyata. Bagi saya harus ada keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan, yakni antara teori dan praktik. Menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan juga dapat dilakukan melalui dua pihak, yakni pihak kampus yang bersangkutan maupun kami; mahasiswa itu sendiri. Dari pihak kampus, banyak upaya yang dapat dilakukan guna menumbuhkembangkan jiwa entrepreneurship. Entah itu melalui seminar, studi lapangan, maupun ajang-ajang kompetisi kewirausahaan. Saya berharap sekali universitas-universitas di tanah air lebih cekatan lagi dalam memberitakan, melatih, membimbing dan mengikutsertakan tunas-tunas bangsa dalam hal interpreneurship. Dari pihak kami; mahasiswa itu sendiri, banyak cara untuk menjadi entrepreneurship muda sesuai dengan jurusan yang kami ambil. Misalnya, mahasiswa management yang membuka usaha counter pulsa, laundry, fotocopy kecil-kecilan maupun olahan snack yang dititipkan di koperasi/ kantin kampus. Contoh lainnya, mahasiswa jurusan bahasa (baik itu bahasa Inggris, Jerman, Mandarin ataupun Perancis) yang mengaplikasikan pengetahuan yang ia terima dengan menjadi tenaga pengajar privat atau mahasiswa Sistem Informatika yang mampu menciptakan aplikasi-aplikasi yang mampu menembus pasar. Semakin majunya zaman, manusia dituntut untuk piawai menguasai apa yang mereka cintai maupun apa yang tak mereka sukai. Dengan memiliki berbagai pengalaman usaha; berhasil atau gagal, saya yakin pengalaman-pengalaman tersebut akan mengajarkan para mahasiswa banyak hal. Toh keterampilan dan pengalaman lebih diutamakan dalam dunia kerja daripada prestasi dan IPK tinggi. Tak hanya sampai di situ, dengan mencoba dan terjun dalam dunia kewirausahaan manusia diajak untuk mampu menimbang, menganalisis serta mengambil keputusan akan masalah-masalah yang mereka hadapi. Point plus untuk kemampuan kognitif pada sistem kerja korteks prefrontalis otak depan dan kemampuan psikomotorik mereka. Selain itu, dengan terjun ke dunia kewirausahaan manusia mampu menciptakan lapangan kerja yang berguna mengurangi pengangguran. Tak salah bukan jika kita ikut ambil bagian dalam mengurangi permasalahan bangsa ini? Dengan berwirausaha, kita juga melakukan kegiatan sosial yakni berbagi pekerjaan dan rezeki; sebuah kegiatan sosial yang nantinya menjadi bekal kita di lain dimensi selain duniawi. Salam muda…salam wirausaha.

NB: this article inspired by data print

Surat Kecil Untuk Manggala Negeriku

  Yogyakarta, 8 Mei 2013

Kepada yang saya kasihi
Bapak/Ibu Presiden RI 2014
di bumi pertiwi


Salam tanah air,
Apa kabar, My President? Saya harap My President sehat-sehat selalu. Sudah sarapan/makan siangkah? Saya harap sudah karena seorang pemimpin harus bisa menjaga tubuhnya sendiri sebelum menjaga tubuh jutaan orang. Damai dan tentramkah hati My President ketika membuka mata hari ini? Saya harap rasa damai itu selalu ada karena itu dasar kita mensyukuri hidup ini.

My President, tepat tiga hari setelah gempa hebat di Yogya 26 Mei 2006 silam, tanah airku mengalami bencana lainnya yakni Lumpur Lapindo. Masih ingatkah? Semoga hal ini tak lekas pergi dari memori My President. Dulu saat kampanye, pemimpin negeriku berjanji mengevaluasi pola penyelesaian kasus Lapindo. Namun, setelah berhasil terpilih menjadi pemimpin, penyelesaian kasus Lapindo masih berkutat pada persoalan jual beli aset tanah dan rumah. Masih tidak jelas siapa yang bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan hidup tersebut. Sementara di lain pihak, banyak korban yang masih terlantar, banyak berkas-berkas yang masih belum dilunasi sebagai kompensasi ganti rugi rumah dan harta benda mereka yang terendam, banyak anak putus sekolah, ribuan orang kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian, kesehatan mereka pun ikut terganggu.

Alasan kesalahan prosedur pemboran maupun murni bencana alam, menurut saya pasti ada sebabnya mengapa bencana ini muncul. Alam itu murni, jujur dan apa adanya, My President. Jika alam dipaksa untuk memenuhi keserakahan manusia (prognosis pengeboran yang salah), dengan sendirinya ia akan melawan (terjadinya kick dalam pengeboran). Ketika mereka dikekang (penutupan BOP), dengan sendirinya alam pun memberontak (terjadi rekahan alami). Inilah mengapa surface blowout terjadi di berbagai tempat di sekitar area sumur Banjar Panji-1, bukan di sumur Banjar Panji-1 itu sendiri. Lalu siapa yang harus bertanggungjawab? Padahal masalah ini masuk dalam perkara pidana Pasal 187 dan Pasal 188 KUHP dan UU No 23/1997 Pasal 41 ayat 1 dan Pasal 42 tentang pencemaran lingkungan.

Hati nurani saya berkata, Lapindo Brantas Inc bekerjasama dengan kontraktor pemenang tender; PT Medici Citra Nusantara, patut bertanggungjawab karena ini merupakan bagian dari proyek mereka. BP MIGAS yang mengizinkan kegiatan MIGAS tersebut juga harus ikut bertanggungjawab. Selanjutnya, jika upaya penanggulangan, skenario snubbing unit, sidetracking, relief well dan pembangunan waduk gagal serta tidak mampu memecahkan masalah, diharapkan pemerintah bekerjasama dengan pihak terkait yang bertanggungjawab atas masalah ini segera mengupayakan solusi lain. Jika sumber daya manusia negeri ini sudah angkat tangan menangani masalah ini, saya mohon dengan sangat My President segera menggerakan pihak-pihak yang seharusnya bertanggungjawab, pemerhati lingkungan hidup, petinggi-petinggi serta masyarakat luas untuk menggalang dana membayar tenaga ahli dari negara lain. Jangan sampai daratan tersebut habis digenangi dan dicemari lumpur dengan  kandungan PAH yang sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia dan lingkungan. Semoga masalah ini masuk dalam program kerja tahunan My President. Selamat memimpin bangsa, melakukan berbagai inovasi, mengabdi, berbagi dan berdedikasi di bumi pertiwi. Selamat menjaga hati nuranimu, My President. Kami membutuhkan perhatian dan kasih sayangmu. Semoga sehat selalu.



Salam damai,
pribadi yang mencintai negeri ini_Lidwina Widayati

url   13391077121120221861

________this letter inspired by www.satuportal.net ______

Hilangkan Bekas Jerawat

Flek-flek dan bintik-bintik hitam bekas jerawat menjadi masalah tersendiri penampilan seseorang terlebih para kaum hawa. Masalah ini seringkali menjadikan seseorang tidak percaya diri untuk tampil di depan umum dan berinteraksi sosial. Ada begitu banyak produk-produk kosmetik yang menawarkan solusi masalah ini. Namun, alangkah lebih baik jika kita memanfaatkan tumbuhan sekitar yang relatif lebih murah dan lebih aman digunakan. Berikut adalah nama-nama tumbuhan dan cara sederhana meracik ramuannya;

Kulit Semangka
caranya: jemur kulir semangka secukupnya sampai benar-benar kering, lalu giling atau parut hingga halus. Campurkan 3 sendok makan kulit semangka yang telah menjadi bubuk dengan daging lidah buaya, aduk hingga rata. Oleskan pada seluruh wajah sebagai masker. Lakukan 3 kali dalam 1 minggu, maka akan terlihat hasilnya setelah 3 minggu.

Lidah Buaya
caranya: ambil lidah buaya kemudian pisahkan lendir yang ada pada lidah buaya dicampur dengan bedak tabur. Oleskan secara menyeluruh pada wajah terutama wajah yang terkena flek-flek hitam. Diamkan selama 25 menit lalu basuh dengan air hangat. Jika dilakukan secara rutin dalam 1 minggu maka akan terlihat hasilnya.

Kencur
caranya: haluskan kencur lalu oleskan pada kulit wajah yang bermasalah. Lakukan cara ini 3-4 kali dalam 1 minggu.

_________dari wichan untuk KR dan pembaca setia KR Minggu hal 9________

Memperbaiki Mindset

Orangtua merupakan peran utama pendidikan dan psikologi anak. Didikan orangtua juga pelajaran pertama anak. Sudah layak dan sepantasnya jika orangtua  dijadikan teladan; sebuah pedoman dan landasan dasar untuk berkembang menjadi pribadi yang dewasa dalam menjalani hidup sosial bermasyarakat.

Namun, fungsi ini seringkali disalahgunakan. Rasa hormat dan kepercayaan anak seringkali digunakan sebagai pemuasan obsesi. Menginjak masa remaja, bukannya dibimbing untuk meningkatkan bakat yang dimiliki serta penemuan jati diri, anak lebih sering diharuskan begitu begini. Mereka diwajibkan mematuhi peraturan yang dibuat tanpa ada ruang bagi anak untuk mengungkapkan dan mengutarakan pendapat. Mereka diharuskan mengikuti kursus matematika, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, tari, dan piano sementara hati dan bakat mereka tak di sana. Anak diharuskan mengejar prestasi dan pemuasan ambisi tanpa diberi ruang untuk berekspresi. Alhasil, anak memberontak dengan mogok sekolah, berperilaku semena-mena, berteriak serta menangis histeris. Sekalipun praktek obsesi orangtua ini sebagian ada yang berhasil meningkatkan prestasi anak, psikologi anak terganggu. Entah itu perilaku mereka yang terkadang menutup diri untuk kehidupan sosial, egois maupun apatis. Sangat disayangkan jika ini berlanjut pada usia-usia remaja yang sangat berpengaruh dalam pembentukan watak dan pendirian anak.

Oleh sebab itu, cara pikir (mindset) orangtua wajib ditelaah sedemikian rupa, meningbang sedemikian detail apakah keputusan yang mereka ambil itu berguna untuk peningkatan bakat dan kemampuan anak. Komunikasi antar keduanya juga wajib dijaga dan dipupuk. Luangkan waktu untuk sharing moment sesering mungkin. Tidak hanya itu, sebagai orangtua diwajibkan mempunyai wawasan luas untuk memberikan pandangan bagi anak.

Alangkah baiknya jika bidang yang ditekuni anak itu adalah bidang yang ia senangi dan kuasai. Secara psikologis, dengan sendirinya hal itu akan meningkatkan kepercayaan diri anak untuk terus berprestasi dan meningkatkan ketrampilan serta wawasan dalam diri, tanpa paksaan. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para orangtua yang membaca maupun para muda mudi yang nantinya akan menjadi orangtua. Anak adalah anugerah Allah. Anak juga penerus bangsa. Mari menelaah dan memperbaiki mindset lebih dalam menjadi pribadi dewasa yang lebih bijaksana.

______dari wichan untuk BURSA IDE Minggu Pagi _____

Selamat Ulang Tahun, Pak...

Jumat, 18 Mei tahun lalu merupakan tanggal inspiratif bagiku.

Mau tau ceritanya? Simak cerita berikut.

Kegiatan yang padat seputar penulisan skripsi, materi pengajaran les dan deadline terjemahan cukup menyita waktu dan otakku. Malam datang begitu cepat tanpa permisi. Hidup terasa tak seperti 24 jam dalam sehari. Sepulang dari rutinitas dan kegiatan seharian, tubuh lelah dan hanya ingin bermanja-manja ria berefleksi. “Weitsss…tunggu dulu…”, otakku berargumentasi. Merespon perintah saraf otak, kucoba mengingat-ingat perihal apa yang belum kuselesaikan hari ini. Dan benar ternyata, daku belum mempersiapkan kado ulang tahun Bapakku tanggal 20 Mei minggu nanti. Ehhhhh!!! Aku lumayan pusing waktu itu. Stamina mulai kempis dan mataku mulai tertutup tragis. Bak bohlam, awalnya daya pijar mataku 10 watt, berganti 8 watt, lalu turun drastis menjadi 5 watt. Waktuku pun menipis dikarenakan statusku yang anak rantau; terpisah lautan dengan orangtua, mengharuskanku untuk mengirim kado ulang tahun via pos yang membutuhkan waktu 1 hari untuk sampai ke tujuan, padahal besok sudah harus segera dikirim. Jeng-jeng…melayang jauh sudah dunia imajinasiku tidur nyenyak di atas kasur empuk.

Tak ingin mengulur-ulur waktu,  aku pun segera mengeluarkan peralatan apa yang kupunya untuk berkreasi malam itu. Ternyata tak banyak membantu, jam menunjukkan pukul 23.30 WIB dan aku hanya punya laptop, printer dan kertas spectra warna-warni. Awalnya kucoba merangkai kata-kata untuk kujadikan slideshow, tapi ternyata otakku tak bisa diajak kerjasama; sudah mentok macet, sudah lelah. Setengah frustasi, kucoba ganti ide untuk membuat kartu ucapan unik. Tapi ternyata sama saja, tak menghasilkan apa-apa, hanya tulisan yang kutulis perlahan-lahan lalu kuhapus lagi.

Waktu pun terus berjalan menuju dini hari, lumayan frustasi ketika mendengar kokok ayam sementara aku belum juga menghasilkan karya. Teman-teman kos pun sibuk dengan mimpi fantastis di pulau kasur, tak ada orang untuk dimintai opini. Ehhh!!! Buatku semakin frustasi saja. Begitu frustasinya aku, sampai-sampai hanya bisa berbaring terlentang melihat ke langit-langit sembari mendengarkan detik jarum jam yang terus bernyanyi.

Karena ini demi sosok Bapak yang kukasihi, alhasil aku clingak-clinguk kaleng kesayanganku; berharap ada stock yang bisa menambah semangat dini hari. Kudapati hanya tersisa satu sachet Nescafe Brown Coffee. “Yah…lumayan la, daripada ga ada sama sekali”, bisikku dalam hati. Berawal dari aroma kopi dan ngopi itulah, inspirasi itu datang menghampiri. Ide karya kuganti. Beralih ke kertas spectra warna-warni dan sisa-sisa kertas foto lalu. Kuoptimalkan sedemikian rupa, kuprint semua kenangan-kenangan lama, foto keluarga, semua canda tawa yang berhasil diabadikan lewat kamera. Semua kukumpulkan jadi satu, kutuliskan kata-kata lucu, haru biru hingga menjadi satu buah buku. Dan scrapbook pun jadi. Hadiah untuk Bapak yang ku kasihi. Selamat Ulang Tahun, Pak.

Terima kasih, Nescafe...sudah menemani perjuanganku 18 Mei 2012 lalu.

NB: Tulis-tulis untuk NESCAFE
img_0017_Layer-25          img_0000_Coffee--Story-Contest-