Iklim
tropis Indonesia mengharuskan kita untuk selalu terpapar sinar
matahari. Tahukah kamu apa manfaat sinar matahari? Dalam jumlah yang
tidak berlebihan, sinar UV sebenarnya berguna bagi tubuh yakni membantu
membentuk vitamin D dari provitamin D. Vitamin D ini membantu tulang
agar tidak keropos, membentuk tirosin menjadi melanin sehingga kulit
memiliki pigmen (pelindung alami kulit dari sinar matahari) dan mampu
membunuh bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan penyakit. Namun, di
balik manfaat-manfaat tersebut terdapat beberapa bahaya sinar matahari
yang patut kita ketahui dan waspadai meliputi:
Kanker kulit/melanoma
Penyakit
ini menjadi ancaman serius bagi kita yang beraktivitas di bawah sinar
UV dan dalam kurung waktu yang relatif lama. Ditandai adanya perubahan
warna kulit menjadi lebih gelap, terbakar, pembengkakan hingga
pengelupasan. Selanjutnya, jika tidak segera ditangani,
perubahan-perubahan yang terjadi ini akan berlanjut pada kanker kulit.
Hal ini terjadi karena adanya kerusakan DNA yang diakibatkan sinar
matahari.
Penuaan dini
Kulit
yang terpapar sinar matahari secara konsisten dan dalam waktu yang
relatif lama juga dapat mempengaruhi kelembutan, kelembaban hingga
kelenturan kulit. Radiasi UVA menjadi pemicu utama terjadinya kerusakan
pada struktur kolagen yang akhirnya menyebabkan munculnya keriput dan
kehilangan kemampuan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Bahkan hasil
study mencatat hampir 80% tanda penuaan dini yang dialami manusia
diakibatkan oleh sinar matahari.
Flek-flek hitam
Gangguan pada kulit ini biasanya ditemukan di daerah-daerah seperti wajah, kulit tangan dan bagian tubuh terbuka lainnya.
Kerusakan pada kornea mata
Sinar
matahari juga mampu merusak kornea mata kita dan menyebabkan katarak.
Sangat disarankan bagi kita untuk mengenakan payung, topi atau kacamata
pada jam 10 pagi sampai jam 2 siang yang begitu terik.
Perlu
diketahui. Sinar matahari itu sendiri terdiri dari 3 komponen yaitu
sinar UVA, UVB dan UVC. Rachadian Ramadhan; dokter dari Gentur Cleft
Foundation, mengatakan sinar UVC tidak membahayakan manusia karena telah
terserap di atmosfer sedangkan sinar UVB berdampak buruk meski jumlah
yang diserap kulit hanya sekitar lima persen. Menurut dokter Rachadian,
sinar UVB menyebabkan pigmentasi serta kulit terbakar, sementara yang
paling kejam adalah sinar UVA. Menurut beliau, jumlah sinar UVA yang
menembus kulit mencapai 90%. Sinar inilah yang memicu kanker kulit,
penuaan dini, hiperpigmentasi, pengerutan hingga menyebabkan kulit
kusam. Sinar dengan panjang gelombang 315-400 nm ini juga memiliki
jangka waktu yang lebih lama untuk menimbulkan kerusakan pada kulit
seperti kulit menjadi gelap (tanning).
Sadar
akan bahaya akan sinar matahari, banyak perempuan Indonesia
mempersenjatai diri dengan berbagai produk sunscreen/sunblock dengan
varian nilai SPF. Khususnya bagi para perempuan yang beraktivitas di
lapangan. Tahukah kamu apa itu SPF? SPF sadalah Sun Protecting Factor
yang membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. SPF yang
beredar di pasaran beranekaragam sesuai kebutuhan konsumen. Perhatikan
nilai SPF yang terdapat dalam setiap produk sunscreen. Nilai tersebut
menunjukkan kekuatan sunscreen dalam melindungi kulit dari sengatan UVB.
Seberapa lama sunscreen tersebut mampu melindungi kulitmu ditentukan
oleh nilai SPF yang tertera pada produk. Kita ambil contoh SPF 15. Jika
tanpa menggunakan sunscreen kulitmu berubah warna dalam waktu 15 menit,
SPF 15 hanya akan melindungimu selama 15x15 menit atau sama dengan 3 jam
45 menit. Selanjutnya, lewat dari batas waktu 3 jam 45 menit tersebut,
kulitmu akan terbakar dan merah. Untuk mengatasinya, kamu harus sering
mengoleskan sunscreen ketika menghabiskan banyak waktu di lapangan
terbuka.
Selain
SPF yang berguna bagi perlindungan sinar UVB, ada hal lain yang wajib
kamu ketahui untuk melindungi kulitmu dari bahaya sinar UV, yakni PA
(Protection grade of UVA). Semakin banyaknya nilai + yang terdapat pada
PA, semakin tinggi tingkat perlindungan sunscreen tersebut terhadap
radiasi sinar UVA.
Berbagai
macam produk kecantikan yang menawarkan sunscreen dengan varian nilai
SPF hadir untuk memenuhi kebutuhan perempuan Indonesia saat ini, tak
terkecuali PT Barclay Products. Anak perusahaan Jakarta-Tempo Scan ini
meluncurkan produk baru Marina Hand Body Lotion
UV White extra SPF 15. Produk ini mengandung SPF 15 sebagai UVB
Protection yang melindungi kulit kita optimal 94% dari paparan sinar UV.
Produk ini juga mengandung PA+ sebagai UVA Protection yang membantu
menghambat proses penggelapan dan penuaan kulit. Marina UV White SPF 15
ini juga mengandung Biowhitening Complex dari Yugurt dan Vitamin B3 yang
kaya akan nutrisi guna mencerahkan warna kulit sehingga kulit tampak
lebih putih merata. Selain kandungan manfaatnya yang bermanfaat bagi
kulit, produk ini juga memiliki aroma khas tersendiri. Harum yogurt itu sendiri begitu kentara dan memberikan kesan segar. Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau. Marina UV White SPF 15 merupakan salah satu solusi perlindungan optimal setiap hari bagi kulitmu. Miliki kulit cantik dan bersih untuk menambah rasa percaya diri dalam dirimu sehingga setiap orang nyaman di dekatmu dan ingin memiliki kulit putih serta sehat sepertimu.
Tips
kecil untuk kamu yang ingin bepergian dan melakukan banyak aktvitas di
luar ruangan, sebaiknya gunakan sunscreen 20-30 menit sebelum
beraktivitas agar lebih meresap ke kulit supaya perlindungan kerjanya
lebih optimal.
Tunggu
apalagi. Mari berteman dengan sinar mentari. Sayangi kulitmu karena
kulit pun ingin dimengerti. Salam perempuan Indonesia.
Sources: informasitips.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar