Printer Epson
masih menduduki tingkat teratas dalam kualitas gambar; mengalahkan
Canon dan HP. Dari sekian banyaknya merk printer yang ada di pasaran,
merk Epson lebih compatible untuk dipasang infus (Continous Ink Supply System/Ink Tank System) jika dibandingkan merk printer yang lain. Hal ini dikarenakan printhead Epson yang terpisah dari cartridge.
Epson
meluncurkan produk printer sistem infus mulai tahun 2010. Printer tipe
L100, L200 dan L800 merupakan printer luncuran pertama sistem infus
Epson yang laku keras di pasaran. Namun, kelemahan pada sistem
pembuangan, wash pad dan roll papper membuat Epson
meningkatkan kinerja produk dengan mengeluarkan produk barunya yakni
L110, L210, L300 dan L350. Printer tipe L110 dan L210 memiliki kemampuan
cetak 2 kali lebih cepat dari produk sebelumnya. Dengan standar ISO 6
ipm, printer seri ini mampu mencetak 15.000 halaman. Sedangkan printer
tipe L300 dan L350 memiliki kemampuan mencetak 3 kali lebih cepat dari
produk sebelumnya. Dengan standar ISO 9 ipm, printer seri ini mampu
mencetak 30.000 halaman.
Karena
keunggulan L350 yang mampu mencetak banyak dan cepat inilah, saya rasa
printer ini akan membantu mahasiswa seperti saya dalam menyelesaikan
skripsi. Konsultasi dosen pembimbing yang terkadang penuh dengan red mark
terkadang membuat kita patah arang untuk lagi-lagi merevisi dan
meng-edit ulang tulisan. Penambahan dan pengurangan kata serta kalimat
dalam tulisan juga mengakibatkan perubahan halaman. Mau tidak mau,
mahasiswa harus mencetak semua hasil tulisan dari awal. Ditambah lagi
jadwal konsultasi dosen yang tak pasti terkadang mengharuskan mahasiswa
untuk mengerjakan revisi-an secepat mungkin. Dalam hal ini, printer L350
akan sangat membantu efisiensi waktu mahasiswa. Tidak hanya itu, L350
juga membantu mahasiswa mencetak gambar sebagai lampiran mereka dalam
skripsi. Gambar yang dihasilkan printer ini begitu cerah, tak seperti
gambar yang dihasilkan pada printer Canon. Printer Epson L350 juga
membantu mahasiswa dalam men-scan beberapa media atau surat-surat
perizinan yang mereka gunakan dalam penelitian. Dengan menggunakan
printer ini, aktivitas scanning dapat diselesaikan dalam waktu 5 detik
untuk lembar hitam putih dan 10 detik untuk lembar berwarna. Kelebihan
lain dari printer L350 adalah suaranya yang relatif lebih halus daripada
produk Epson sebelumnya seperti C90 yang kasar. Hal ini memberikan
keuntungan bagi mahasiswa yang tinggal di rumah kos karena dapat
mengerjakan skripsi di malam atau dini hari tanpa mengganggu ketenangan
waktu istirahat teman-teman kos yang lain. Printer ini juga membantu
mahasiswa yang studi sambil bekerja. Dengan menggunakan printer L350,
materi-materi ajar; baik itu untuk mengajar di sekolah atau les privat,
juga dapat dicetak dengan cepat.
Keunggulan-keunggulan
di atas merupakan peran serta Epson L350 dalam memajukan bangsa.
Kinerja produk yang tinggi dengan memperhatikan efisiensi menjadikan
Epson memegang peran sendiri dalam memajukan tunas bangsa. Semoga
artikel kecil ini berguna. Salam sukses untuk Epson.
L series 350
Spesifikasi- Resolusi cetak 5760×1440 dpi
- OS Compatibility Windows : Windows XP/XP Professional x64 Edition/Vista/7 dan MAC : Mac OS X 10.5.8, 10.6.x, 10.7.x
- Print speed: 9dpi (teks hitam)
- Dimension (WHD) 472 x 145 x 300 mm (WxHxD) Weight4.4 kg
- Compatible Media Sizes A4, A5, A6, B5, 10x15cm (4x6"), 13x18cm (5x7"), 9x13cm (3.5x5"), Letter (8.5x11"), Legal (8.5x14"), 13x20cm (5x8"), 20x25cm (8x10"), 16:9 wide size, 100x148mm, Envelopes: #10 (4.125x9.5"), DL (110x220mm), C6 (114x162mm)
- Koneksi printer : USB 2.0
- Power Consumption :
- Standalone Copying : Approx. 12W
- Standby : Approx. 3.5W
- Sleep : Approx. 1.5W
- Power Off : Approx. 0.3W
- Copy speed: Max. Black Draft Text - Memo (A4): Approx. 5 sec (Draft); Max. Colour Draft Text - Memo (A4): Approx. 10 sec (Draft)
- Scan speed: Monochrome 300 dpi: 2.4 msec/line; Colour 300 dpi: 9.5 msec/line; Monochrome 600 dpi: 7.2 msec/line; Colour 600 dpi: 14.3 msec/line
_________dari wichan untuk www.dataprint.co.id __________

Tidak ada komentar:
Posting Komentar